BayiKeluargaWanita

13 Fakta dan Cara Penyimpanan Asi

7 Juni 2019

Asi merupakan sumber makanan utama bagi bayi. Akan tetapi karena satu dan dua hal sang ibu kerap tak bisa memberikan asi langsung. Oleh sebab itu ibu akan memerah susu dan menyimpannya. Bagi anda yang mengalami kejadian yang sama dan belum mengetahui cara penyimpanan ASI yang baik dan benar, maka anda harus mengetahui beberapa fakta dan tipsnya.

fakta dan cara penyimpanan asi

Beberapa faktor yang menyebabkan sang ibu atau malah anda tidak dapat memberikan asi secara ruitn adalah karena faktor pekerjaan. Anda sangat sibuk bekerja sehingga jarang sekali di rumah. Faktor kedua adalah bayi anda yang premature, sehingga anda belum bisa menyusui bayi anda. Penting bagi anda yang mengalaminya untuk mengetahui beberapa cara penyimpananan ASI.

Fakta dan Cara Penyimpanan ASI

ASIP atau Air Susu Ibu Perah adalah salah satu cara bagi para ibu yang sedang sibuk diluar untuk tetap menyusui anak dengan asi. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui mengenai cara penyimpanannya yang benar. Terkadang, kualitas ASIP yang diberikan tidak terlalu bagus. Oleh sebab itu dengan mengetahui beberapa cara dan faktanya anda akan memberikan kualitas terbaik.

1. Tidak boleh dihangatkan di microwave

asi perah dilarang dihangatkan dengan microwave

Cara menghangatkan asi yang benar adalah dengan menghangatkannya melalui mengalirkan air hangat yang mengalir selama beberapa menit. Apabila anda  menghangatkannya melalui microwave maka asi yang ada akan kehilangan anti infeksi. Hal ini disebabkan kematangan yang tidak merata melalui mircowave yang anda gunakan.

2. Dapat disimpan hingga 6 sampai 8 jam

jadwal tahan lama asi perah

Salah satu persyaratan yang memperbolehkan asi untuk disimpan adalah apabila suhu mencapai 26 derajat celsius. Apabila anda menaruhnya di suhu yang lebih hangat daripada suhu tersebut maka bakteri yang ada pada asi anda akan lebih cepat berkembang. Apabila anda menyimpannya di suhu yang hangat maka anda hanya boleh menyimpan selama 4 jam.

3. Menyimpan di lemari pendingin selama 72 jam

asi di dalam kulkas

Semakin rendah suhunya maka anda dapat menyimpan air susu perahan anda selama mungkin. Apabila anda menyimpan ASI perahan anda di dalam lemari pendingin maka anda dapat menyimpannya selama 72 jam. Ini sama saja dengan menyimpannya kurang lebih 3 hari. Tentunya ini akan sangat menguntungkan anda dan juga bayi anda yang membutuhkan ASI.

4. Menyimpan di freezer selama 3 bulan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa semakin rendah suhu atau semakin dingin maka penyimpanannya akan semakin lama. Anda dapat menyimpan ASIP selama 3 bulan di lemari freezer yang terpisah pintunya dengan lemari pendingin. Apabila freezer mempunyai suhu -20 derajat maka anda dapat menyimpannya selama kurang lebih 6-12 bulan.

5. ASIP bisa berbau

Ada beberapa kasus dimiana setelah ibu menaruh ASIP di lemari pendingin atau freezer maka asi akan mengeluarkan bau amis. Akan tetapi ini bukan berarti bahwa ASIP tersebut rusak. Satu hal yang menyebabkan hal ini terjadi adalah dikarenakan enzim lipae yanng memecahkan lemak di ASIP selama proses penyimpanan di freezer atau lemari pendingin.

Namun, apabila anak anda tidak mau meminumnya ada beberapa cara untuk mengatasinya. Pertama, panaskan susu perah selama 2 menit pada suhu 72 derajat. Lakukan hal ini sebelum anda menaruhnya di kulkas atau freezer. Apabila anda melakukan hal ini maka anda akan menghentikkan kerja lipase. Sehingga selama proses penyimpanan nantinya enzim lipase tidak akan bekerja dan memecahkan lemak pada ASIP.

6. Jumlah ASIP yang diberikan

Anda juga perlu mengetahui berapakah jumlah ASIP yang dapat anda berikan kepada bayi anda. Beda bayi maka berbeda pula kebutuhannya. Apabila anda mempunyai bayi yang besar maka tentunya asupan susunya lebih banyak. Sebaliknya apabila bayi anda badannya kecil maka asupannya tidak sebanyak itu. Normalnya adalah 100ml setiap menyusui.

7. Apabila ASIP bersisa, harus segera dibuang

Umumnya apabila anda menyusi anak anda menggunakan ASIP tidak jarang bayi yang tidak ingin menghabiskan semua. Setelah sesi menyusui telah selesai dan ada susu yang tersisa maka sisa susu tersebut akan  mengandung banyak sekali bakteri. Oleh sebab itu hal yang paling baik adalah apabila dalam rentan waktu 1 jam masih ada sisa maka langsung buang.

8. ASIP dari freezer dapat dicairkan di kulkas

Salah satu cara yang paling tepat untuk mencairkan ASIP adalah dengan meletakkanya di lemari pendingin atau chiller. Anda dapat mencairkannya selama satu malam lebih. Hal ini agar ASIP tidak rusak yang biasanya diakibatkan oleh perubahan suhu yang drastis dan begitu tiba-tiba. Apabila anda butuh cepat anda dapat mengalirinya dengan air hangat.

9. Jangan mencampur ASI segar dengan ASI Sebelumnya

Sebaiknya anda tidak usah mencampur asi yang segar dengan asi sebelumnya. Apa bila anda ingin melakukannya anda dapat menghangatkan air susu segar dengan mengalirkannya dengan menggunakan air panas. Setelah itu anda dapat mencampurkannya dengan air susu segar yang sudah digunakan sebelumnya.

10. Bisa disimpan di berbagai wadah apapun

Anda dapat menyimpan ASIP di berbagai tempat atau wadah yang tersedia di rumah anda. anda dapat menggunakan wadah kaca atau plastik. Akan tetapi anda harus memastikan apabila anda menggunakan wadah plastik maka anda harus mencari plastik yang mempunyai segel yang kuat. Ini agar nutrisi yang ada pada ASIP tetap terjaga kualitas dan nutrisinya.

11. Cara menyimpan ASIP yang dicairkan

Apabila anda sudah menghangatkan beberapa ASIP dalam satu waktu, dan hanya terpakai satu saja anda tetap dapat menyimpan sisanya. Hanya saja perlu anda ketahui bahwa ASIP sisa yang boleh anda taruh adalah yang  belum terkontaminasi dengan bayi atau apapun. Anda dapat menaruhnya hanya dalam waktu kurang lebih dari 24 jam. Selebihnya tidak.

12. Pemberian ASIP kepada bayi

botol dan wadah penyimanan asi peras

Metode yang paling tepat dalam memberikan ASIP kepada bayi adalah dengan menggunakan botol susu. Alternatif lain yang dapat anda gunakan adalah dengan menggunakan pipet plastik khusus. Metode yang sudah disebutkan berikut adalah metode yang dapat digunakan untuk bayi prematur atau yang belum mengerti menyusu di payudara.

13. ASIP dapat disimpan di suhu ruangan selama  4 jam

Anda dapat menyimpan ASIP pada suhu ruangan selama 4 jam. ASIP kurang efektif dalam mencegah pertumbuhan bakteri. Oleh sebab itu apabila ASIP telah dicairkan anda dapat menaruhnya kembali pada suhu ruangan selama 4 jam. Selama lebih dari waktu yang sudah disebutkan tersebut, anda tidak boleh menaruhnya. Karena akan mengembangkan bakteri. Sebagai ibu menyusui yang baik dan benar anda harus mengikuti cara penyimpanan ASI yang benar. Informasi tersebut sudah termasuk beberapa fakta yang perlu anda ketahui. Apabila anda mengikut beberapa rekomendasi yang sudah disebutkan tersebut maka anak atau bayi anda akan mengkonsumsi ASIP dengan kualitas yang terbaik dan juga kaya akan nutrisi sehat.

Baca juga