KeluargaPenyakitTips Sehat

Cara Pencegahan Hipertensi Sejak Dini

23 Juni 2019

Nama lain dari tekanan darah tinggi adalah hipertensi. Sedangkan tekanan darah tinggi ini merupakan sebuah aliran darah yang memiliki kekuatan besar pada saat mendorong dari jantung ke pembuluh darah (arteri). Besarnya kekuatan ini bisa berubah – ubah kapan pun. anda tidak perlu khawatir karena sudah banyak cara yang bisa dilakukan untuk dilakukan pencegahan hipertensi yang bisa dimulai.

penjegahan hipertensi

Dalam kondisi hipertensi, tekanan darah bisa mencapai 140/90 mmHG. 140 merujuk pada sistolik, dimana saat jantung memompa darah, sedangkan 90 mengacu pada diastolic, yaitu kondisi jantung yang rileks dengan mengisi darah ke bilik – bilik jantung. Sebagai informasi bahwa tekanan dari sistolik adalah tekanan maksimal jantung, dan tekanan diastolik tekanan terendah di antara kontraksi jantung.

Berbagai Cara untuk Pencegahan Hipertensi

1. Kurangi asupan garam

garam

Untuk anda yang memiliki hipertensi dan tidak mau terkena penyakit ini, disarankan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi garam. Karena garam mengandung banyak natrium dan klodia yang memiliki pengaruh banyak pada tubuh. Seperti kontraksi oto dan fungsi saraf yang pegang natrium dan klorida yang menjaga keseimbangan badan. Tidak ada yang salah jika keduanya dipadukan.

Tetapi apabila di konsumsi terlalu banyak malah akan menahan cairan dalam tubuh yang bisa menyebabkan keadaan dalam pembuluh darah menjadi lebih cepat dan lebih keras dari ukuran normal. Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah melakukan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Yaitu mengurangi makanan dengan kandungan kolesterol dan lemak jahat.

Tidak hanya tinggi serat dan vitamin, tetapi juga mineral untuk menetralkan efek dari garam di dalam tubuh.

2. Beraktivitas fisik

beraktifitas fisik

Pembakaran kalori bisa dilakukan dengan aktivitas tubuh yang banyak. Contoh aktivitasnya seperti membersihkan rumah, olahraga basket atau sepak bola, hingga jogging. Sebuah studi mengatakan jika dengan banyaknya aktivitas yang anda lakukan bisa mengurangi peluang anda untuk terkena hipertensi. Dan terbukti dari hasil riset juga orang yang sering beraktivitas memiliki tubuh yang bugar.

Beberapa ahli mengatakan untuk menyempatkan melakukan olahraga selama 75 sampai 150 menit dalam seminggu dalam hitungan besar dan di kombinasikan. Dalam pembagiannya, anda bisa melakukan olahraga 30 menit dalam sehari, dan anda bisa melakukannya selama 5 hari. Dan jika anda memiliki waktu yang padat, anda bisa melakukannya lebih singkat dalam waktu yang lebih panjang.

Tidak perlu hal yang repot, anda bisa melakukan hal – hal yang sederhana. Mulai dari jalan kaki, hingga melakukan olahraga seperti gym dan yoga.

3. Jaga berat badan

berat badan

Tekanan darah bisa dipengaruhi oleh berat badan. Apabila anda merasa berat badan anda berlebih, dianjurkan untuk melakukan penurunan berat badan untuk menghindari hipertensi. Cara ini bisa menjadi ampuh untuk mengurangi peluang hipertensi di masa mendatang selain mengkonsumsi obat – obatan yang akan membuat anda ketergantungan. Sehingga membuat tubuh anda tidak baik.

Hal ini sangat mempengaruhi tingkat hipertensi, karena jika berat badan tubuh anda semakin besar diperlukan banyak oksigen juga yang diperlukan untuk menyebarluaskan nutrisi ke seluruh tubuh. Sehingga menyebabkan tekanan arteri menjadi naik untuk membuat darah menjadi lancar peredarannya. Dengan kondisi ini juga membuat jantung dipaksa keras dalam jangka waktu yang lama.

Oleh karena itu, mulai sekarang anda bisa melakukan olahraga yang rutin dan memperhatikan  pola makan supaya terhindar dari penyakit hipertensi dan juga memiliki berat badan yang ideal.

4. Batasi rokok dan minuman beralkohol

batasi rokok

Tidak bisa disepelekan hal ini karena bisa menyebabkan penyakit kronis, kanker dan juga jantung yang tentunya merugikan bagi tubuh. Dengan menjauhi kedua hal ini bisa mencegah tekanan darah tinggi apabila anda sudah berisiko terkena hipertensi, apalagi jika hipertensi karena keturunan. Di dalam rokok, mengandung nikotin yang dapat mempersempit pembuluh darah di dalam tubuh anda.

Selain itu juga nikotin pada rokok bisa menyebabkan meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Nikotin juga bisa meningkatkan  kerusakan pada pembuluh darah secara permanen. Tidak hanya di rokok, tetapi kandungan alkohol pada minuman keras juga bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit dan juga merusak aliran darah dalam tubuh, serta organ lain dalam tubuh anda.

Apabila anda sulit untuk berhenti, anda bisa mulai berkomitmen pada diri anda sendiri. atau anda bisa mulai menyibukkan diri dengan aktivitas dan juga hobi. Selain itu juga bisa dikonsultasikan kepada dokter tentang cara mengatasi kecanduan anda.

5. Jangan sampai stres mengganggu

stress

Tidak disadari juga stres bisa meningkatkan tekanan darah untuk sementara waktu. Tapi, apabila dibiarkan peningkatan tekanan darah ini bisa meningkatkan hormon tubuh yang menyebabkan hipertensi. Hal ini bisa terjadi karena dengan kondisi stres bisa meningkatkan adrenalin, kortisol dan juga norepinefrin yang dapat menyebabkan pelebaran diameter jantung yang berstatus sementara.

Untuk mencegahnya, anda bisa berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi tingkat kecemasan dan juga mengendalikan stres sebisa mungkin. Anda bisa melakukan beberapa hal sederhana seperti bermeditasi, mendengarkan music, dam bisa juga berolahraga harian.

6. Selalu tensi darah

tensi darah

Pelajarilah cara untuk mengenai tentang tekanan darah dan juga tahu cara menggunakan alatnya. Hal ini bisa menjadi cara yang ampuh unutk mencegah darah tinggi karena pada umumnya hipertensi tidak menunjukkan gejala yang ada. Hanya dengan berbekal hasil dari cek darah dan juga nutrisi yang ada, anda bisa mendapatkan informasi dan hal – hal apa saja yang bisa anda lakukan untuk mengatasinya.

Dengan melakukan cek tensi darah juga bisa mengetahui apakah anda berisiko terkena penyakit lain, seperti stroke, gagal ginjal, penyakit jantung dan juga kondisi yang lebih serius lainnya. Tidak hanya pria, hal ini juga bisa menyerang wanita dengan segala kondisi.

7. Cek ke dokter

konsultasi ke dokter

Karena dokter merupakan ahlinya di bidang kesehatan seperti ini, anda bisa melakukan konsultasi ke dokter. Apabila anda sudah mengalami gejalnya, hipertensi bisa dicegah dengan anda menanyakan langsung ke dokter. Jangan pernah ragu dan sungkan untuk bertanya kepada dokter karena ini menyangkut kesehatan tubuh anda. Anda bisa menganggap dokter sebagai teman dan kerabat.

Dengan menanyakan ke dokter juga bisa membuat anda tahu apakah anda memiliki peluang untuk terkena penyakit lain, karena pada dasarnya setiap penyakit memiliki gejala yang berbeda – beda dengan tahapan yang beragam. Disampin itu juga anda bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi tubuh anda dan juga cara menjalani pola hidup yang sehat.

Tindakan mencegah hipertensi harus anda lakukan ketika usia anda bertambah. Hal ini menjadi penting karena tekanan sistolik akan bertahap naik secara perlahan ketika usia anda menginjak 50 tahun. Tetap menjaga berat tubuh yang ideal yang didukung dengan pola makan yang teratur serta olahga. Peluang hipertensi akan berkurang jika berat badan anda termasuk yang ideal atau sesuai.

Baca juga