AnakPenyakitTips Sehat

Mengenal Penyakit Campak pada Anak Beserta Cara Mengatasinya

15 Juni 2019

Saat ini banyak sekali penyakit yang bermunculan, salah satunya penyakit campak. Penyakit campak atau dalam bahasa latin Rubeola ini merupakan penyakit infeksi yang menular dan disebabkan oleh virus yang masuk dalam tubuh. Penyakit campak pada anak paling sering terjadi karena daya tahan tubuh anak yang masih sensitif terhadap berbagai penyakit.

penyebab gejala bahaya dan cara mengatasi campak pada anak
penyebab gejala bahaya dan cara mengatasi campak pada anak

Campak adalah salah satu penyakit endemik yang bisa berakibat sangat fatal yaitu kematian jika tidak segera diatasi dengan baik. Oleh karena itu, pada usia anak-anak pemberian imunisasi sangat penting untuk memberikan sistem imun dalam tubuh yang berguna untuk melawan virus penyebab campak.

Penyebab Penyakit Campak pada Anak

penyebab campak pada anak

Penyakit campak bisa muncul karena virus yang menular. Penularan ini terjadi lewat udara, percikan air ataupun kontak langsung dengan penderita campak. Virus penyabab campak akan bertahan di udara dan menempel pada benda yang bisa dipegang oleh orang lain. Campak dapat menular dengan cepat terutama jika satu tempat tinggal.

Penyebab utama campak adalah virus. Sehingga untuk memcegah virus tersebut masuk dalam tubuh, diperlukan pola hidup sehat termasuk menjaga pola makan, pola tidur dan menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan bersih.

Bahaya Penyakit Campak

bahaya penyakit campak

Penyakit campak dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini disebabkan karena virus paramyxovirus yang ditularkan melalui kontak langsung atau melalui udara. Campak adalah penyakit yang menular dengan cepat. Virus yang masuk dalam tubuh akan menyerang sistem pernapasan dan menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala campak ditunjukan dengan beberapa kondisi, yaitu terlihat ruam pada kulit dan kulit berwarna kemerahan selama 7 sampai 14 hari. Jika tidak segera diatasi dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Sehingga jika anak Anda mengalami penyakit ini segera konsumtasikan dengan dokter.

Campak sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini bisa terjadi jika seseorang belum pernah mengalaminya atau bisa terjadi sekali selama seumur hidup. Campak merupakan salah satu penyakit berbahaya dan serius jika tidak diatasi dengan tepat dapat membahayakan keselamatan anak Anda. Karena campak dapat menimbulkan komplikasi bahkan kematian.

Gejala Penyakit Campak

gejala campak pada anak

Gejala campak bisa terjadi sekitar dua minggu setelah terinfeksi virus. Gejala campak ini ditunjukan dengan beberapa keadaan yaitu sebagai berikut.

  • Demam tinggi hingga 40ᴼ dan diikuti dengan mata merah dan berair.
  • Mengalami flu seperti pilek, bersin-bersin, batuk kering.
  • Nafsu makan menurun.
  • Terus menerus mengigau atau linglung.
  • Sulit dibangunkan saat tidur.
  • Kesulitan saat bernapas.
  • Mengeluarkan cairan kuning pada mata.
  • Terlihat pucat, lemah dan lemas.
  • Tubuh menjadi lelah dan sensitif terhadap cahaya.
  • Muncul bintik putih keabuan pada mulut dan tenggorokan.
  • Terlihat ruam berwarna merak kecoklatan pada wajah dan sekitar telinga, kepala, leher dan menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala tersebut akan muncul secara bergantian. Sehingga jika sudah muncul gejala penyakit campak segera periksa ke dokter agar tidak menyebabkan campak bertambah parah atau bahkan menular pada orang lain.

Komplikasi Penyakit Campak

komplikasi penyakit campak

Campak jika tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. Komplikasi campak pada anak ini dapat berujung kematian. Karena virus dalam tubuh menyebar ke seluruh tubuh dan masuk dalam pembuluh darah. Virus juga akan menyerang sistem pencernaan sehingga dapat mengakibatkan diare dan muntah yang hebat.

Komplikasi yang terjadi juga bisa komplikasi paru-paru yaitu radang paru. Anak akan kesulitan saat bernapas dan mengalam sesak napas. Komplikasi paling fatal adalah radang otak yang dapat menyebabkan anak kejang-kejang dan mengalami penurunan kesadaran. Anak juga dapat mengalami pendarahan.

Cara Mengatasi Penyakit Campak

cara mengatasi penyakit campak

Penanganan utama pada penyakit campak adalah terapi suportif. Namun, campak tetap harus diobati dengan tepat dan baik agar tidak menular pada orang lain. Berikut cara mengatasi campak pada anak-anak.

1. Pola tidur teratur

Cara utama mengatasi campak pada anak-anak adalah dengan memperbanyak istirahat. Pastikan anak mengurangi aktivitasnya untuk bermain dan digunakan untuk tidur. Dengan pola tidur yang teratur dan baik dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan tubuh dapat melawan infeksi virus yang ingin masuk dalam tubuh.

2. Pola hidup sehat

Pola hidup sehat juga sangat diperlukan. Sebagai orang tua, Anda harus bisa membatasi aktivitas anak terutama jika lingkungan tidak sehat. Karena lingkungan yang tidak sehat bisa menyebabkan virus masuk melalui sentukan fisik. Sehingga anak harus selalu diajarkan untuk hidup sehat dimana saja.

3. Perhatikan asupan makanan

Asupan makanan adalah hal yang sangat penting. Makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit. Sehingga konsumsilah makanan yang mengandung gizi tinggi seperti buah dan sayur secara teratur. Biasakan anak Anak untuk menyukai buah dan sayur hijau karena mengandung banyak vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.

4. Mandi dengan teratur

Biasanya pada usia anak memang sulit untuk  diajak mandi. Namun, pastikan anak Anda mandi dengan teratur dan menggunakan air bersih. Karena mandi dapat menghilangkan berbagai kotoran dan bakteri yang menempel pada tubuh akibat aktivitas sehari-hari. Pada penderita campak, mandi juga diperlukan untuk mengurangi gatal karena ruam.

5. Banyak minum air putih

Air putih sangat  baik untuk kesehatan tubuh. Campak pada anak akan menguras elektrolit dan cairan dalam tubuh, sehingga harus memperbanyak minum air putih untuk menggantikan cairan yang hilang dalam tubuh. Air putih juga dapat mencegah anak mengalami dehidrasi.

6. Konsultasikan dengan dokter

Jika campak bertambah parah segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan memberikan resep untuk anak Anda agar mengkonsumsi obat penurun demam dan pereda nyeri. Pemberian obat tersbeut harus sesuai dengan resep dokter.

Pemberian obat aspirin pada anak dapat menyebabkan anak terkena sindrom reye’s. Sedangkan penggunaan antibiotik tidak diberikan untuk anak-anak karena dapat menimbulkan infeksi lain pada di kecil.

7. Sumplementasi vitamin A

Sumplemen vitamin A mampu membantu untuk mempercepat pemulihan kondisi tubuh anak yang mengalami penyakit campak. Pmeberian vitamin A ini harus sesuai dengan dosis yang diberikan yaitu usia kurang dari 6 bulan 50.000 IU/hari diberi 2 dosis, usia 6-11 bulan 100.000 IU/hari diberi 2 dosis, dan usia di atas 1 tahun 200.000 IU/hari 2 dosis.

8. Konsumsi buah dan sayur

Buah dan sayur memang mengandung banyak nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada usia anak, organ dalam tubuh sedang berkembang sehingga asupan buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil.

Buah dan sayur yang mengandung vitamin C menjadi sumber antioksidan yang sangat baik untuk melawan radikal bebas dan infeksi virus dalam tubuh. Vitamin C juga dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri pada tenggorokan iritasi peradangan. Kandungan beta karoten yang tinggi serta kandungan lycopene yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Penyakit campak pada anak memang sering terjadi. Bahkan bukan hanya pada anak saja, orang dewasa juga bisa terserang virus campak tersebut. Campak dapat diatasi dengan pola hidup sehat serta menjauhkan diri dari kontak fisik langsung dengan penderita campak. Karena campak mudah menular dengan cepat melalui udara dan kontak fisik.

Baca juga